Aditya Rangga Prasetya , Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang

Transformasi digital di Indonesia telah menjadi fokus utama dalam beberapa tahun terakhir, baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Pemerintah Indonesia, melalui inisiatif seperti “Indonesia Digital 2025,” berupaya mendorong percepatan adopsi teknologi digital untuk memperkuat daya saing nasional. Inisiatif ini mencakup digitalisasi layanan publik, peningkatan infrastruktur teknologi, serta pengembangan ekosistem digital untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Namun, meskipun banyak peluang yang terbuka, transformasi digital di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah kesenjangan infrastruktur antara daerah perkotaan dan pedesaan. Di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, akses internet dan teknologi sudah cukup memadai, namun di daerah pedesaan, akses tersebut masih terbatas. Hal ini mempengaruhi adopsi digital di berbagai sektor, terutama pendidikan dan bisnis.
Selain itu, rendahnya literasi digital di kalangan masyarakat juga menjadi kendala utama. Meskipun penggunaan smartphone dan internet telah meningkat secara signifikan, banyak orang yang belum memahami cara memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Di sisi lain, beberapa perusahaan masih enggan berinvestasi dalam teknologi terbaru, baik karena biaya yang tinggi atau ketidakpastian mengenai dampak langsung terhadap bisnis mereka.
Tantangan lainnya adalah isu keamanan siber. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah menghadapi berbagai serangan siber yang menargetkan perusahaan swasta maupun instansi pemerintah. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk memperkuat proteksi data dan mengembangkan kebijakan keamanan yang efektif guna menghindari kerugian besar akibat kebocoran data.
Namun, di balik tantangan ini, peluang yang terbuka sangat besar. E-commerce, fintech, dan sektor pendidikan digital mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia, terutama sejak pandemi COVID-19 memaksa masyarakat untuk lebih mengandalkan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari. Jika dikelola dengan baik, transformasi digital dapat membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Referensi :
- [Kominfo: Transformasi Digital untuk Indonesia Maju](https://kominfo.go.id/content/detail/36718/siaran-pers-no-2hmkominfo012021-tentang-transformasi-digital-untuk-indonesia-maju/0/siaran_pers)
- [Katadata: Tantangan dan Peluang Digitalisasi di Indonesia](https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/61a0937b06506/transformasi-digital-di-indonesia-peluang-dan-tantangannya)
Note : Penulis bertanggung jawab atas semua isi tulisannya