Nama Penulis: Alexander Herjuno Setyo Bhaskoro, Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang.

Dalam memajukan bisnis, pengambilan keputusan yang baik merupakan aspek yang sangat krusial untuk mencapai hasil yang maksimal dan menjadikan perusahaan tersebut sukses. Keberhasilan dalam dunia bisnis tidak hanya diukur dari laba yang dihasilkan, tetapi juga dari kemampuan untuk memahami kebutuhan dan tujuan bisnis secara mendalam. Kegagalan dalam berbisnis sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman akan faktor-faktor ini. Tanpa wawasan yang jelas, perusahaan bisa terjebak dalam keputusan yang tidak tepat, yang pada gilirannya dapat mengakibatkan kerugian finansial dan reputasi.

Keberhasilan suatu bisnis dapat memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya bagi pemilik dan karyawan, tetapi juga bagi masyarakat dan perekonomian secara keseluruhan. Sebaliknya, kegagalan dalam menjalankan bisnis dapat mengakibatkan konsekuensi yang serius, seperti kebangkrutan atau gulung tikar, yang akan berdampak negatif pada banyak aspek—mulai dari kehilangan pekerjaan hingga penurunan kepercayaan investor. Oleh karena itu, penting bagi setiap perusahaan untuk memanfaatkan semua sumber daya yang tersedia demi meminimalkan risiko kegagalan.

Salah satu alat yang sangat bermanfaat dalam proses pengambilan keputusan adalah Business Intelligence System (BIS). BIS menyediakan platform yang memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasi data dari berbagai sumber. Dengan memanfaatkan teknologi dan teknik analisis data yang canggih, Business Intelligence dapat membantu perusahaan dalam mendapatkan wawasan yang lebih baik mengenai kondisi pasar, perilaku konsumen, serta tren industri yang sedang berkembang.

Dengan informasi yang tepat dan relevan, manajer dan pemimpin perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih informed dan strategis. Misalnya, data yang diperoleh dari analisis BIS dapat digunakan untuk mengidentifikasi peluang baru, mengoptimalkan operasi, atau bahkan merumuskan strategi pemasaran yang lebih efektif. Selain itu, BIS juga memungkinkan perusahaan untuk melakukan analisis historis, sehingga mereka dapat memahami bagaimana keputusan sebelumnya mempengaruhi kinerja bisnis saat ini.

Dalam konteks yang lebih luas, penggunaan Business Intelligence System tidak hanya bermanfaat untuk satu perusahaan, tetapi juga dapat berkontribusi pada kemajuan industri dan perekonomian secara keseluruhan. Dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengambilan keputusan, perusahaan dapat berinovasi lebih cepat dan lebih responsif terhadap perubahan pasar. Ini, pada gilirannya, akan meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Dengan demikian, jelaslah bahwa implementasi Business Intelligence System sangat penting bagi perusahaan yang ingin bertahan dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. Memanfaatkan teknologi ini bukan hanya sekadar langkah maju, tetapi merupakan keharusan bagi perusahaan yang ingin meraih keberhasilan jangka panjang.

Referensi Tulisan:
1. https://www.tableau.com/en-gb/learn/articles/business-intelligence

2. https://qontak.com/blog/contoh-penerapan-business-intelligence-pada-perusahaan/

3. https://www.google.com/amp/s/www.viva.co.id/amp/bisnis/362116-keputusan-bisnis-buruk-8-perusahaan-ini-ambruk

Note: Penulis bertanggung jawab atas semua isi tulisannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ajukan Pertanyaan
1
Tanya kita aja!!!
Hubungi Kami!
Selamat datang kak di mediapublikasi.id
Silakan tanya-tanya dulu kebutuhannya kaka apa?

Segera kami respon