Rizki Restu Riyadi, Mahasiswa Universitas Pamulang

Dalam beberapa dekade terakhir, kecerdasan buatan (AI) telah merevolusi berbagai aspek kehidupan manusia,
termasuk industri otomotif. Penggunaan AI dalam kendaraan telah mengubah paradigma tradisional tentang
bagaimana kita mengendarai, memperbaiki, dan bahkan berinteraksi dengan mobil.
Pertama-tama, mari kita bahas bagaimana AI telah meningkatkan keselamatan di jalan raya. Sistem pengemudi
otomatis yang menggunakan teknologi AI dapat mendeteksi risiko dan mengambil tindakan pencegahan dalam
hitungan milidetik. Dengan kemampuan untuk memantau lingkungan sekitar dengan sensor dan kamera, mobil
otonom dapat menghindari tabrakan, mencegah kecelakaan, dan mengurangi jumlah korban jiwa yang disebabkan
oleh human error.
Selain keselamatan, AI juga membantu meningkatkan efisiensi dalam mobilitas. Teknologi ini memungkinkan
kendaraan untuk mengoptimalkan rute perjalanan, mengurangi kemacetan lalu lintas, dan bahkan memprediksi
pola perjalanan pengguna untuk menghemat bahan bakar. Dengan algoritma pembelajaran mesin yang terus-
menerus ditingkatkan, kendaraan semakin pintar dalam memahami preferensi pengemudi dan menciptakan
pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan efisien.
Namun, meskipun perkembangan AI dalam kendaraan menjanjikan banyak manfaat, ada juga beberapa tantangan
yang perlu diatasi. Salah satunya adalah masalah keamanan data. Dengan semakin terhubungnya kendaraan ke
internet, ada risiko kebocoran data pribadi pengemudi dan kemungkinan serangan siber terhadap sistem kendali
kendaraan. Selain itu, pertanyaan etis juga muncul seputar tanggung jawab dalam kasus kecelakaan yang
melibatkan kendaraan otonom. Siapa yang harus bertanggung jawab: pengemudi manusia, produsen mobil, atau
bahkan AI itu sendiri?
Meskipun demikian, potensi positif AI dalam mobilitas jauh melebihi tantangan yang dihadapi. Dengan terus
meningkatnya inovasi dalam bidang ini, kita dapat mengantisipasi masa depan di mana jalan raya lebih aman,
lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan berkat kontribusi yang tak terelakkan dari kecerdasan buatan.