Nama Penulis : Khoirul Miftah , Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang

Sistem pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli, dan sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli (Kusumadewi, 2003:109). bersamaan dengan berkembangnya dunia teknologi, dunia pembelajaran bisa terjun ke dunia teknologi dengan harapan supaya aktivitas belajar mengajar bisa di tingkatkan menjadi lebih baik, kasus siswa yang sering terjadi adalah adanya siswa yang masih malas serta engan mengerjakan tugasnya, di sisis lain guru pula menumpuk novel serta tugas yang di jalani koreksi secara konfensional, yang menyebabakan banyak dari lembar jawaban ada, jawaban yang memiliki faktor plagiarisme, di karnakan banyak sisiwa yang masih malas dalam mengerjakan tugasnya serta cuma berpangku tangan pada temanya, sehingga membuat guru kerap mengulang serta membagikan arahan tegas kepada siswanya.

Dari masalah sekolah tesebut dapat di pastikan jika siswa yang malas dan lebih sering melakukan percontekan, dan daya minat mengerjakan tugas oleh siiswa yang kurang, di tinjau dari permasalahan tersebut, sekolah it memerlukan sebuah aplikasi pendukung yang dapat menarik perhatian dan minat belajar siswa agar selalu semangat dalam mengerjakan tugas tugas dan ujian, serta menunjang dalam meringnakan tugas para pengajar di sekolah tersebut.

Sesi Pertama penelitian dilakukan sesuai dengan diagram alir metodologi penelitian yang menggunakan pende (Ajrina, 2016)katan Evolutionary Prototype, berikut ini merupakan gambaran dari diagram bagaimana aplikasi E-School dikembangkan

Sesi kedua dalam riset ini merupakan melaksanakan riset literatur, riset literatur bertujuan buat mencari rujukan pendukung riset terpaut dengan learning management system, evolutionary prototype serta algoritme knuth- morris- pratt.

Sesi ketiga ini adalah sesi dimana aplikasi mulai dibesarkan cocok dengan pendekatan evolutionary prototype yang digunakan segala tahapan ini hendak kesekian bila stakeholder mempunyai kemauan baru sepanjang pengembangan sistem berlangsung, berikut tahapannya:

1. Analisis kebutuhan, ialah tahapan penggalian kebutuhan yang cocok dengan scope kasus yang sudah diidentifikasi. Analisis kebutuhan bisa dicoba kesekian cocok dengan perulangan pada pengembangan prototype system. Hasilnya hendak didapatkan identifikasi serta spesifikasi kebutuhan.

2. Perancangan sistem, dicoba sehabis kebutuhan didapatkan serta sesi ini bisa kesekian disesuaikan dengan terdapatnya akumulasi ataupun pergantian pada kebutuhan.

3. Implementasi sistem, bisa dicoba beriringan dengan perancangan serta bisa pula dicoba sehabis perancangan berakhir. Sesi ini hendak kesekian bila perancangan berganti.

4. Pengujian serta analisis, hasil implementasi diuji serta dicoba analisis terhadap hasilnya. Prototype system yang sudah berakhir setelah itu diarahkan kepada stakeholder buat berikutnya bisa dievaluasi dan didiskusikan buat pengembangan fungsional bonus, tetapi bila tidak ada akumulasi ataupun pergantian fungsional hingga prototype system tersebut bisa diucap dengan sistem.

Sesi terakhir yaitu melakukan pengambilan kesimpulan dan saran yang bermanfaat dalam proses pengembangan berikutnya. Dalam menggunakan pendekatan evolutionary prototype sebenarnya proses dalam pengembangan bersifat tumpang tindih (Sommerville, 2003).

Pada riset ini digunakan pendekatan evolutionary prototype buat meningkatkan aplikasi Kelas Online yang bisa mendukung aktivitas belajar mengajar.

Refrensi

  1. Fatansyah. (2012). Basis data edisi revisi. Bandung: Informatika.
  2. Gartzen, T., Brambring, F., & Basse, F. (2016). Target-oriented prototyping in highly iterative product development. 3rd International Conference on Ramp-up Management (ICRM).
  3. Griffiths, A. (2010). CodeIgniter 1.7 professional development. Birmingham: Packet Publishing.
  4. sis.binus.ac.id/2018/04/26/expert-system.

Note : Penulis bertanggung jawab atas semua isi tulisannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.