Ongky Pratama, Rifqi Dwiyantoro Mahasiswa Teknik Informatika Universitas (Unpam)
FOTO KEGIATAN:

Kegiatan Kerja Praktik (KP) merupakan salah satu mata kuliah wajib yang harus ditempuh oleh mahasiswa guna mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam dunia industri nyata. Pada kesempatan kali ini, kami melaksanakan kegiatan tersebut di PT Infonet Mitra Sejati. Kegiatan perancangan dan implementasi ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan, di mana saya dibimbing secara langsung oleh (Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom) selaku dosen pembimbing, serta berkolaborasi erat dengan staf operasional perusahaan yang meliputi bagian Admin Gudang, tim Sales, dan Supervisor.
Fokus utama dari kegiatan yang saya lakukan di PT Infonet Mitra Sejati adalah merancang dan membangun sebuah aplikasi berbasis web yang diberi nama “IMS” (INVENTORY MANAGEMENT SYSTEM). Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh permasalahan operasional yang ada di perusahaan, di mana pencatatan arus masuk dan keluar barang masih dilakukan secara manual. Metode manual tersebut sering kali memicu terjadinya selisih antara data fisik dan data stok, keterlambatan pemesanan ulang akibat tidak adanya pengingat stok,harian.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, saya merancang solusi digital secara sistematis dengan mengimplementasikan tahapan Software Development Life Cycle (SDLC) model Waterfall. Proses pembuatannya diawali dengan observasi langsung terhadap alur kerja pengelolaan inventaris di perusahaan, dilanjutkan dengan perancangan arsitektur sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) seperti Use Case, Sequence, dan Activity Diagram, serta Entity Relationship Diagram (ERD) untuk merancang struktur basis data. Selanjutnya, sistem ini dibangun menggunakan server lokal XAMPP, bahasa pemrograman PHP native, basis data MySQL, serta kerangka kerja (framework) Bootstrap untuk menghasilkan tampilan antarmuka yang modern dan responsif.
Selama proses implementasi, saya berhasil mengembangkan beberapa fungsionalitas utama yang krusial bagi operasional perusahaan. Fitur tersebut meliputi sistem autentikasi dengan manajemen sesi (session) pengguna yang dilengkapi konfirmasi keluar (logout) untuk mencegah pengguna keluar dari sistem secara tidak sengaja, modul Kelola User dengan hak akses role-based (Administrator, Manager, Kasir, Staf Gudang, dan lain-lain), Dashboard interaktif untuk pemantauan ringkasan data secara real-time, serta manajemen data inventaris yang mencakup informasi stok, kategori, brand, lokasi gudang, dan kondisi barang. Selain itu, sistem ini juga dibekali formulir transaksi barang masuk, barang keluar, dan mobilisasi stok antar gudang yang masing-masing tercatat secara otomatis dengan nomor dokumen unik.
Secara keseluruhan, kehadiran sistem IMS (Inventory Management System) ini berhasil mengotomatisasi alur kerja pengelolaan inventaris di PT Infonet Mitra Sejati. Sistem ini terbukti mempermudah pencarian dan pemantauan data pengguna serta inventaris secara instan, meminimalisir kesalahan pencatatan data melalui validasi form pada sisi server, serta mempercepat proses administrasi pengguna sistem mulai dari pendaftaran, pengubahan data, hingga penghapusan akun. Dengan diimplementasikannya sistem ini, efisiensi dan produktivitas kinerja staf perusahaan dalam mengelola data inventaris dan akses pengguna dapat meningkat secara signifikan.

Gambar 1. Diskusi bersama tim Sales dan Admin Gudang mengenai kebutuhan sistem pencatatan inventaris
Foto di atas menggambarkan kegiatan diskusi dan wawancara kebutuhan (requirement gathering) yang dilakukan penulis bersama staf operasional PT Infonet Mitra Sejati di area toko. Pada sesi ini, penulis berdiskusi langsung dengan tim Sales dan Supervisor untuk menggali informasi terkait proses pencatatan barang masuk dan keluar yang selama ini masih dilakukan secara manual. Diskusi ini menjadi bagian penting dari tahap awal pengembangan sistem, karena dari sinilah penulis memperoleh gambaran nyata mengenai alur kerja, kendala yang dihadapi staf, serta kebutuhan fitur yang harus ada pada sistem IMS, seperti pencatatan stok, riwayat transaksi, dan notifikasi stok minimum. Hasil diskusi ini kemudian dijadikan acuan dalam merancang Use Case Diagram dan Entity Relationship Diagram (ERD) pada tahap perancangan sistem.
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga kegiatan Kerja Praktik (KP) ini dapat terlaksana dan terselesaikan dengan baik. Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan, bimbingan, serta bantuan selama proses pelaksanaan Kerja Praktik, di antaranya:
- Bapak Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom selaku Dosen Pembimbing Kerja Praktik, yang telah meluangkan waktu untuk memberikan arahan, masukan, serta bimbingan yang sangat berharga selama proses penyusunan dan pengembangan sistem ini.
- Tim Sales, yang telah berbagi pengalaman terkait kendala operasional dalam pencatatan transaksi barang masuk dan keluar, sehingga membantu penulis dalam memahami kebutuhan fungsional sistem secara menyeluruh.
- Supervisor perusahaan, yang telah memberikan arahan terkait kebutuhan pemantauan stok dan pelaporan, serta turut membantu dalam proses evaluasi dan uji coba sistem yang telah dibangun.
- Keluarga dan teman-teman, yang senantiasa memberikan dukungan moral dan motivasi kepada penulis selama menjalani kegiatan Kerja Praktik ini.
Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak tersebut, kegiatan Kerja Praktik ini tidak akan dapat terlaksana dengan baik. Semoga segala bantuan dan bimbingan yang telah diberikan dapat menjadi amal kebaikan dan mendapatkan balasan yang setimpal. Penulis juga berharap hasil dari Kerja Praktik ini dapat memberikan manfaat bagi PT Infonet Mitra Sejati maupun bagi pembaca pada umumnya.
