Yozan Dinata, Cintya Laura Melagro, Naufal Alfi Rabani – Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang

Gambar 1. SMP Negeri 17 Tangerang Selatan

Tangerang Selatan – Mengelola ratusan barang inventaris seperti komputer laboratorium, proyektor, meja, kursi, dan fasilitas ruangan bukanlah pekerjaan mudah jika masih mengandalkan catatan manual. Kendala seperti miskomunikasi antar bagian, selisih data fisik dengan catatan, hingga sulitnya melacak riwayat perpindahan barang menjadi tantangan nyata di lapangan.

Kondisi itulah yang ditemui oleh tim mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang (UNPAM) di SMP Negeri 17 Tangerang Selatan yang berlokasi di Komplek Pamulang Permai I, RT.003/RW.010, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, saat menjalani Kerja Praktik berlangsung selama tiga bulan, mulai dari 6 April 2026 hingga 6 Juni 2026. Proses wawancara kebutuhan sistem dilakukan pada 9 Maret 2026 sebagai

tahap awal analisis. Berdasarkan wawancara dengan Ibu Devi, Staf Tata Usaha sekolah tersebut, proses pencatatan aset selama ini masih menggunakan Microsoft Excel secara manual, dan sering terjadi selisih data antara bagian Finance (Tata Usaha) dengan bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras). Oleh karena itu, diperlukan sistem digital yang terpusat.

“Karena ada beberapa divisi, kadang kita miskom di situ. Selisihnya antara pencatatan sama fisik,” ujar Ibu Devi dalam wawancara pada Senin, 9 Maret 2026.

Gambar 2. Tim mahasiswa Teknik Informatika UNPAM sedang melakukan wawancara

Menjawab permasalahan itu, tiga mahasiswa Teknik Informatika UNPAM, yaitu Yozan Dinata, Cintya Laura Melagro, dan Naufal Alfi Rabani. Pendampingan dari kampus dilakukan oleh Bapak Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom., sedangkan dari pihak mitra dibimbing oleh Ibu Devi Oktaviani,

S.M. selaku Staf Tata Usaha SMPN 17 Tangerang Selatan, merancang dan membangun Sistem

Informasi Manajemen Aset Berbasis Web untuk mengelola data inventaris sekolah secara digital yang khusus disesuaikan dengan kebutuhan SMP Negeri 17 Tangerang Selatan.

Ibu Devi, selaku pembimbing lapangan dari pihak sekolah, menyambut positif inisiatif digitalisasi ini.

“Pasti membantu. Apalagi sudah berbasis digital. Sekarang kan serba cepat, pasti berbeda dengan yang manual,” ujarnya saat ditanya tentang potensi sistem informasi berbasis web untuk pengelolaan aset.

Sistem ini dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL, dengan pendekatan metode Waterfall yang sistematis. Fitur utama meliputi manajemen data aset, kategorisasi aset, tracking mutasi barang, manajemen pemeliharaan, generate laporan otomatis, serta notifikasi maintenance.

Dengan adanya sistem ini, pencatatan barang inventaris menjadi lebih terpusat dalam satu database, sehingga baik bagian Finance maupun Sarpras bisa mengakses data yang sama dan mengurangi risiko selisih jumlah.

Gambar 3. Tim mahasiswa Teknik Informatika UNPAM sedang melakukan demonstrasi aplikasi

Setelah selesai dibangun, sistem telah diuji coba dan dinilai mudah digunakan oleh staf Tata Usaha. Tim mahasiswa kini tinggal menunggu jadwal sidang Kerja Praktek sebagai tahap akhir dari rangkaian kegiatan ini.

Gambar 4. Foto bersama dengan Ibu Devi selaku pembimbing mitra SMPN 17 Tangerang Selatan

Keberhasilan pembangunan sistem ini tidak hanya menjadi bukti penerapan ilmu perkuliahan di dunia nyata, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi sekolah mitra dalam meningkatkan efisiensi administrasi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara.

Dengan adanya sistem manajemen aset berbasis web ini, diharapkan proses pendataan, pelacakan, dan pelaporan aset di SMPN 17 Tangerang Selatan menjadi lebih cepat, akurat, dan transparan, terutama saat dibutuhkan untuk persiapan akreditasi sekolah maupun audit internal.

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada:

  1. Bapak Farizi Ilham, S.Kom., M.Kom. selaku dosen pembimbing dari Universitas Pamulang.
  2. Ibu Devi Oktaviani, S.M. selaku pembimbing lapangan dari SMPN 17 Tangerang Selatan.
  3. Seluruh staf Tata Usaha dan Sarana Prasarana SMP Negeri 17 Tangerang Selatan yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini.
  4. Rekan-rekan tim yang telah bekerja sama dengan baik selama pelaksanaan Kerja Praktek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *