Muhammad Rajab Fadillah, Muhammad Adha Kemal, Muhammad Bagus Fajri

Di tengah kebutuhan kampus yang semakin menuntut pengelolaan data yang cepat dan rapi, tiga mahasiswa Teknik Informatika Universitas Pamulang menghadirkan solusi yang menarik lewat program kerja praktik. Muhammad Rajab Fadillah, Muhammad Adha Kemal, dan Muhammad Bagus Fajri merancang Sistem Informasi Pengelolaan Sarana dan Prasarana Berbasis Web (SIPRAKAR) untuk Lembaga Pengelolaan Aset dan Urusan Dalam Universitas Pamulang. Sistem ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, yaitu pengelolaan program kerja, RAB, data pekerjaan, checklist progres, hingga laporan yang sebelumnya belum terhubung dalam satu alur digital yang utuh. 

Lewat kerja praktik ini, ketiganya tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi kampus. Apa yang mereka bangun adalah SIPRAKAR. Siapa yang terlibat adalah tiga mahasiswa tersebut, Dosen Joko Priambodo selaku pembimbing, serta tim dari Lembaga Pengelolaan Aset dan Urusan Dalam. Di mana kegiatan ini dilaksanakan adalah di lingkungan Universitas Pamulang. Kapan kegiatan ini dilakukan adalah selama periode kerja praktik mahasiswa. Mengapa sistem ini penting, karena pengelolaan sarana dan prasarana membutuhkan data yang akurat, cepat diakses, dan mudah ditelusuri. Bagaimana sistem ini dikembangkan, yaitu dengan metode Iterative dan Incremental agar proses pembangunan berjalan bertahap, terukur, dan terus disempurnakan sesuai kebutuhan pengguna. 


Gambar 1. Tim mahasiswa mempresentasikan tampilan awal SIPRAKAR di hadapan pihak lembaga.

Yang membuat proyek ini menarik bukan hanya karena berbasis web, tetapi karena sistem ini dibangun dari hasil observasi langsung. Tim melihat bahwa alur kerja pengelolaan sarana dan prasarana sering tersebar di banyak dokumen dan komunikasi, sehingga proses pelacakan data menjadi lebih lambat. Dari kondisi itu, lahir gagasan untuk menghadirkan satu sistem yang mampu menyatukan berbagai kebutuhan administrasi dalam satu platform yang lebih efisien dan mudah digunakan. Artikel berita yang dilampirkan juga menegaskan bahwa SIPRAKAR dirancang untuk membuat alur kerja lebih nyambung, bukan lagi tercecer seperti sebelumnya. 

Dalam proses pengembangannya, metode Iterative dan Incremental menjadi kunci utama. Tim membangun sistem sedikit demi sedikit, lalu mengevaluasinya pada setiap tahap. Pengembangan dilakukan mulai dari fondasi autentikasi dan dashboard, lalu berlanjut ke modul program kerja, RAB, pekerjaan, checklist progres, laporan, hingga manajemen sistem. Pendekatan ini membuat SIPRAKAR lebih fleksibel dan lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna di lapangan. 


Gambar 2. Mahasiswa menjelaskan dashboard SIPRAKAR yang menampilkan monitoring pekerjaan, status, dan laporan.

Dari sisi teknis, SIPRAKAR dibangun menggunakan Laravel sebagai backend, React dan Inertia.js pada sisi tampilan, serta MySQL sebagai basis data. Kombinasi ini memungkinkan data program kerja, RAB, checklist, laporan, arsip, dan notifikasi saling terhubung dalam satu sistem. Hak akses juga diatur berjenjang agar penggunaan sistem lebih tertib, mulai dari superadmin, admin, pihak lembaga, hingga staf lapangan. Dengan begitu, sistem tidak hanya terlihat modern, tetapi juga fungsional dan relevan dengan kebutuhan kerja nyata. 

Hasil pengujian menggunakan black box testing menunjukkan bahwa hampir seluruh skenario utama berjalan sesuai rencana, mulai dari login, program kerja, RAB, pekerjaan, hingga laporan. Ini menunjukkan bahwa SIPRAKAR bukan sekadar ide atau rancangan di atas kertas, melainkan sistem yang benar-benar diuji untuk mendukung tata kelola aset kampus secara lebih baik. Kehadiran SIPRAKAR menjadi bukti bahwa kerja praktik dapat menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi institusi. 


Gambar 3. Suasana diskusi dan evaluasi hasil kerja praktik bersama tim di ruang rapat.

Melalui SIPRAKAR, tiga mahasiswa Universitas Pamulang ini memperlihatkan bahwa inovasi besar bisa lahir dari proses belajar yang serius, pengamatan yang tajam, dan kemauan untuk menyelesaikan masalah nyata. Proyek ini bukan hanya memperkuat pengalaman akademik mahasiswa, tetapi juga menjadi langkah penting menuju pengelolaan sarana dan prasarana kampus yang lebih modern, sistematis, dan efisien.

Ucapan Terima Kasih:
Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Joko Priambodo selaku dosen pembimbing, Lembaga Pengelolaan Aset dan Urusan Dalam Universitas Pamulang, serta seluruh tim yang telah memberikan arahan, dukungan, kesempatan, dan kerja sama selama kegiatan kerja praktik berlangsung hingga SIPRAKAR dapat dirancang dan dikembangkan dengan baik. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *