Bogor – Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mendorong berbagai sektor usaha untuk melakukan transformasi digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah sistem presensi atau pencatatan kehadiran karyawan. Sistem presensi yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan berbagai kendala, seperti kesalahan pencatatan, keterlambatan rekapitulasi data, hingga potensi terjadinya manipulasi kehadiran. Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Kerja Praktek (KP) di Mulya Mart dengan merancang sebuah sistem E-Presensi berbasis Face Recognition dan GPS Geofencing.
Kegiatan Kerja Praktek ini dilaksanakan oleh Mohammad Rizal Agustiawan, Muhamad Isa, dan Arya Rihad Satriaji. Kegiatan dilakukan di Mulya Mart yang berlokasi di Jalan Permata Blok D4A No. 4, RT.02/RW.06, Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap proses bisnis yang berjalan, melakukan wawancara dengan pihak manajemen, serta menganalisis kebutuhan pengguna yang nantinya akan menjadi dasar dalam perancangan sistem.
Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa sistem absensi yang digunakan masih bersifat konvensional. Karyawan melakukan pencatatan kehadiran secara manual sehingga proses pengelolaan data membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, pimpinan perusahaan juga mengalami kesulitan dalam melakukan pemantauan kehadiran karyawan secara real-time. Kondisi tersebut dapat memengaruhi efektivitas operasional perusahaan, terutama dalam proses evaluasi kedisiplinan dan perhitungan jam kerja karyawan.
Sebagai solusi atas permasalahan tersebut, tim mahasiswa mengembangkan rancangan sistem E-Presensi yang memanfaatkan teknologi Face Recognition dan GPS Geofencing. Teknologi Face Recognition digunakan untuk melakukan verifikasi identitas karyawan melalui pemindaian wajah secara otomatis. Dengan teknologi ini, sistem dapat memastikan bahwa proses absensi dilakukan langsung oleh karyawan yang bersangkutan sehingga dapat meminimalkan praktik titip absen atau manipulasi data kehadiran.
Selain itu, teknologi GPS Geofencing diterapkan untuk memastikan bahwa proses absensi hanya dapat dilakukan ketika karyawan berada dalam area kerja yang telah ditentukan oleh perusahaan. Sistem akan memeriksa lokasi pengguna berdasarkan koordinat GPS dan membandingkannya dengan radius lokasi yang telah ditetapkan. Apabila karyawan berada di luar area tersebut, maka sistem akan menolak proses absensi sehingga tingkat validitas data kehadiran menjadi lebih tinggi.
Tidak hanya menyediakan fitur absensi masuk dan pulang, sistem yang dirancang juga dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung lainnya, seperti pengelolaan jadwal kerja dan shift, pengajuan izin dan cuti secara digital, riwayat kehadiran, serta pembuatan laporan kehadiran secara otomatis. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu pihak manajemen dalam melakukan pengawasan dan pengambilan keputusan berdasarkan data yang lebih akurat dan terintegrasi.
Dalam proses pengembangannya, mahasiswa menerapkan berbagai metode analisis dan perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML), mulai dari Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, hingga Class Diagram. Selain itu, mahasiswa juga merancang basis data yang mampu menyimpan informasi kehadiran, data karyawan, jadwal kerja, serta pengajuan izin secara terstruktur dan aman.
Melalui kegiatan Kerja Praktek ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja nyata. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses analisis kebutuhan pengguna, perancangan sistem informasi, serta penerapan teknologi modern dalam menyelesaikan permasalahan operasional perusahaan.
Diharapkan hasil perancangan sistem E-Presensi berbasis Face Recognition dan GPS Geofencing ini dapat menjadi solusi yang efektif bagi Mulya Mart dalam meningkatkan kedisiplinan karyawan, mempercepat proses administrasi kehadiran, serta mendukung transformasi digital perusahaan. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Universitas Pamulang dalam menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi dunia usaha dan masyarakat.


